Hidup adalah pilihan

Ada 2 bua bibit tanaman yang terhampar disebuah ladang yang subur, Bibit yang pertama berkata ” Aku ingin tumbuh besar , aku ingin menjejakan akarku dalam dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas – tunasku diatas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk – pucuk daunku”. Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut, jika kutanamkan arahku kedalam tanah, aku tak tahu, apa yang akan kutemui dibawah sana. Bukankah dibawah sana sangat gelap? dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah keindahan tunas – tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak.

Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput – siput mencoba untuk memakannya ? Dan pasti, jika tumbuh merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman. Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa detik kemudian, seekor anak ayak mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon – lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di MOTIVASI dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s